Minggu, 30 Desember 2012

RPP UJI MAKANAN



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

SMP/MTs                      :  SMP NEGERI 19 MALANG
Mata Pelajaran             :  IPA/BIOLOGI
Kelas / Semester            :  VIII / I
Alokasi waktu               :  2  X 40 menit (Pertemuan 3)

Standar Kompetensi     : 1.Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia.

Kompetensi Dasar        : 1.4. Mendiskripsikan sistem pencernaan pada manusia dan hubungannya          dengan kesehatan.

INDIKATOR:
1.      Kognitif.

ü  Siswa dapat mengetahui adanya amilum, glukosa, lemak, dan protein dalam bahan makanan.
ü  Siswa dapat mengetahui adanya perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan indikator pada uji makanan.

2.      Psikomotor

ü  Mengetahui  adanya amilum, glukosa, lemak, dan protein dalam bahan makanan.
ü  Siswa dapat melakukan praktikum uji makanan untuk membuktikan kandungan pada tiap makanan.

3.      Afektif
a.       Karakter
Menunjukkan perilaku berkarakter antara lain Disiplin ( Discipline ), Rasa hormat dan perhatian (respect ), Tekun ( diligence ), Tanggung jawab ( responsibility ), Ketelitian (carefulness).
b.      Keterampilan Sosial
Menunjukkan keterampilan sosial antara lain kemampuan bertanya, menyumbangkan ide/pendapat, menjadi pendengar yang baik (perhatian) dan dapat berkomunikasi.

A.     Tujuan Pembelajaran

1.      Dalam aspek kognitif
ü  Siswa dapat mengetahui adanya amilum, glukosa lemak, dan protein dalam bahan makanan.
ü  Siswa dapat melakukan praktikum uji makanan untuk membuktikan kandungan pada tiap makanan.

2.      Dalam aspek psikomotorik
ü  Setelah melakukan Siswa dapat Memahami adanya amilum, glukosa, lemak, dan protein dalam bahan makanan
ü  Setelah melakukan praktikum Siswa dapat mengetahui adanya perubahan warna yang terjadi setelah ditetesi larutan indikator pada uji makanan.

3.      Dalam aspek Afektif
a.       Karakter
Dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa yang menunjukkan perilaku berkarakter antara lain disiplin ( discipline ), rasa hormat dan perhatian (respect ), tekun ( diligence ), tanggung jawab ( responsibility ), ketelitian (carefulness).
b.      Keterampilan sosial
Dalam proses belajar mengajar berpusat pada siswa yang menunjukkan keterampilan sosial antara lain kemampuan bertanya, menyumbangkan ide/pendapat, menjadi pendengar yang baik (perhatian) dan dapat berkomunikasi.

v  Karakter siswa yang diharapkan :         Disiplin ( Discipline )
Rasa hormat dan perhatian ( respect )
Tekun ( diligence )
Tanggung jawab ( responsibility )
Ketelitian ( carefulness)
           
B.     Materi Pembelajaran
      Sistem pencernaan manusia:
A.     Makanan dan fungsinya
Bahan makanan yang bergizi mengandung enam zat utama, yaitu
a.        Karbohidrat, merupakan senyawa kimia yang tersusun oleh unsur karbo (C), hidrogen (H), dan Oksigen (O). Fungsi karbohidrat antra lain: menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme didalam tubuh, pembentuk struktur sel, dengan mengikat protein dan lemak.
b.      Lemak
Lemak tersusun oleh unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (O). Fungsi lemak yaitu pelarut vitamin A, D, E,K, pelindung tubuh dari suhu rendah, cadangan makanan yang tersimpan di bawah kulit.
c.       protein,
protein tersusun oleh unsur, C, H, O,N,S, dan P. Fungsi vitamin antara lain:
penhasil energi, pembentuk sel tubuh (pertumbuhan), penganti sel yang rusak, pembentuk enzim dan hormon, menjaga keseimbangan asam dan basa.
d.      vitamin, diperlukan dalam jumlah sedikit, namun harus ada. Vitamin berfungsi untuk pertumbuhan normal dan membantu proses metabolisme dalam tubuh.
e.       Mineral adalah zat kimia yang terdapat dalam bahan makanan yang diperlukan oleh tubuh kita. Mineral berfungsi sebagai zat pengatur sehingga menyebabkan proses metabolisme dalam tubuh berjalan normal.
f.       Air. Dua pertiga berat tubuh manusia terbentuk oleh air. Fungsi air sebagai pelarut, menjaga suhu tubuh, sebagai pengangkut hasil metabolisme ke dalam tubuh serta membuang zat sisa metabolisme dari dalam tu




B.     UJI MAKANAN


NO.
UJI MAKANAN
Perubahan yang terjadi
WARNA
1
Uji Benedict / Fehling A / Fehling B (uji gula /glukosa)
merah bata.
2
Uji Iodin (uji karbohidrat / amilum)

menjadi biru kehitaman
3
Uji Biuret (protein)

menjadi ungu
4
Tes kandungan lemak

v  Kertas saring menjadi transparan
v  larutan minyak. Terbentuk lapisan berwarna merah








C. Metode Pembelajaran
      1.  Pendekatan                   :  Pembelajaran kontekstual
      2.  Metode                         :  Diskusi, informasi, tanya jawab & percobaan
      3.  Model Pembelajaran     :  STAD

Pertemuan ke 3

A.     Kegiatan awal
Kegiatan guru
Kegiatan siswa
Alokasi waktu
ü  Guru menyiapkan kelas supaya kondusif dan siap untuk mengikuti pelajaran
Siswa menyiapkan diri untuk mengikuti pelajran
5 menit
ü  Guru mengucapkan salam kepada siswa-siswinya: selamat pagi anak-anak
Harapan siswa menjawab dengan semangat: selamat pagi pak
ü  Selanjutnya menanyakan siswa yang tidak masuk dan mengabsen siswa-siswinya
Harapan siswa: tertib didalam kelas
ü  Guru menanyakan bahan yang dibawa siswa siswinya.
Harapan: siswa membawa perlengkapan praktikum

B.     Kegiatan Inti
Kegiatan guru
Kegiatan siswa
Alokasi waktu
A.Kegiatan Eksplorasi:

10 menit

ü  Guru menyampaikan tujuan praktikum
Siswa memperhatikan penjelasan guru
ü  Guru menjelaskan cara kerja praktikum
Siswa memperhatikan penjelasan guru
B.Kegiatan Elaborasi

40  menit
ü  Guru meminta siswa untuk berkelompok yang telah ditentukan oleh guru (5-10 orang)
Siswa membentuk kelompok dengan disiplin sesuai dengan petunjuk guru
ü  Guru membagikan lembar kegiatan praktikum
Siswa menerima lembar kegiatan praktikum
ü  Guru bersama siswa menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk kegiatan praktikum
Siswa mengikuti perintah guru
ü  Guru membimbing siswa melakukan praktikum
Siswa melaksanakan praktikum dengan teliti, serius dan antusias.
ü  Guru meminta siswa salah satu perwakilan kelompok untuk mempersentasi didepan kelas
Setelah mengerjakan praktikum perwakilan dari masing-masing kelompok bergantian presentasi kedepan kelas dan siswa lain menanggapi hasil presentasi dengan penuh perhatian, bertanya dan ada yang mengemukakan pendapat dengan tepat.

C.     Kegiatan Konfirmasi

15 menit
ü  Guru  membahas hasil presentasikan siswa dengan memberikan kesempatan siswa untuk bertanya atau mengemukan pendapatnya
Siswa memperhatikan penjelasan guru dan ikut memberikan penghargaan atas keberhasilan teman
ü  Guru memberikan penegasan dan memberikan penghargaan/rewad berupa pujian kepada semua kelompok yang telah mempersentasikan hasil keja praktikumnya.
Siswa menjadi lebih paham dan mengerti tentang kandungan makanan


C.     Penutup
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
Alokasi Waktu
ü  Guru bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan  pelajaran
Siswa membuat rangkuman
10 menit

ü  Memberikan pengumuman bahwa pertemuan berikutnya ulangan harian
Siswa mencatat tugas yang diberikan guru untuk pertemuan berikutnya
ü  Guru meminta siswa membuat laporan praktikum dan di kumpulkan pada saat ulangan harian.
Siswa membuat laporan sesuai dengan perintah guru


D.     Media Pembelajaran
a.       alat dan bahan:
ü  tabung reaksi
ü  Pipet tetes
ü  Rak tabung reaksi
ü  Kertas buram dan kerta saring
ü  Larutan lugol
ü  Larutan biuret
ü  Benedick
ü  Bahan makanan yang mengandung amilum, glukosat, protein dan lemak

E.     Sumber Pembelajaran
      1.  Buku IPA Terpadu .                 
      2.  Buku IPA SMP yang relevan.
      3.  Lembar Kegiatan Siswa












F.      Penilaian. 
Indikator Pencapaian Kompetensi
Teknik Penilaian
Bentuk Instrumen
Instrumen/ Soal
·         Mengetahui adanya amilum, lemak, dan protein dalam bahan makanan.

Tes tertulis





            

Tes unjuk kerja
Membuat laporan praktikum






Format Penilaian

RUBRIK PENILAIAN KETERAMPILAN PROSES PRAKTIKUM SISWA

Indikator
Skor
Deskriptor
Keaktifan kerja
3
Aktif bekerja dari awal sampai akhir

2
Aktif bekerja pada waktu awal saja

1
Tidak kerja hanya melihat teman saja
Pratikum
3
Melakukan pratikum sesuai dengan prosedur dan mencatat hasil pengamatan yang relevan dengan kegiatan pengamatan

2
Melakukan pratikum sesuai prosedur tetapi tidak mencatat hasil pengamatan yang relevan dengan kegiatan pengamatan

1
Melakukan pratikum tetapi tidak mencatat hasil pengamatan
Hasil dan Pembahasan
3
Menyajikan data secara lengkap dan akurat digunakan untuk memecahkan masalah yang diteliti

2
Menyajikan data secara lengkap dan akurat tetapi tidak disusunkan untuk memecahkan masalah yang diteliti

1
Menyajikan data secara tidak lengkap tetapi digunakan untuk memecahkan masalah yang diteliti
Menarik Kesimpulan
3
Merumuskan kesimpulan dengan jelas berdasarkan data yang akurat dari peneliti bukan pendapat pribadi dan merupakan jawaban hipotesis

2
Merumuskan kesimpulan dengan menjelaskan data yang akurat dari peneliti bukan pendapat pribadi tetapi jawaban dari hipotesis

1
Merumuskan kesimpulan tidak berdasarkan data yang akurat dari peneliti,merupakan suatu opini


Nilai =  Jumlah   x 100
            Total skor maksimal
Nilai :
……………..
 













                                               


LEMBARAN KEGIATAN PRAKTIKUM
 


Kegiatan Uji Makanan
A.    Tujuan                   : Mengetahui adanya amilum, glukosa,lemak dan protein dalam bahan makanan
B.     Alat dan bahan      : → Pipet tetes
→ tabung reaksi
→ Rak tabung reaksi
→ Kertas buram
→ Larutan lugol encer
  Larutan biuret (NaOH 10 % + CUSO4 10 %)
       benedick
→ bahan makanan sumber karbohidra, protein, dan lemak
C.     Cara kerja
1.      Uji karbohidrat
a.       Uji zat tepung
F Sediakan zat makanan yang diuji seperti tepung terigu, susu cair, telur rebus, santan kelapa.
F Haluskan bahan makanan tersebut dan letakan secukupnya pada tabung reaksi
F Tetesi makanan didalam tabung reaksi dengan larutan lugol sebanyak 8 tetes
F Amati perubahan yang terjadi dan tulis hasilnya dalam tabel

No.
Zat makanan
Zat yang ditetesi
Warna yang terbentuk
1.
2.
3.
4.
5.




b.      Uji gula
F sediakan bahan makanan yang akan diuji yaitu susu cair, tepung terigu, telur rebus, santan kelapa.
F masukan bahan-bahan tersebut kedalam tabung reaksi sebanyak 3 ml
F teteskan fehling A dan fehling B pada masing-masing tabung reaksi tadi
F panaskan tabung reaksi berisi larutan, tadi diatas pembakar spritus dan amati perubahan yang terjadi
F catatlah data yang diperoleh dalam tabel dibawah ini








No
Zat makanan
Warna Sebelum dipanaskan
Zat yang ditetesi
Warna yang terbentuk sesudah
1.
2.
3.
4.
5.






2.      Uji protein
F Sediakan bahan makanan tepung terigu, santan kelapa, susu cair, telur rebus
F Masukan bahan-bahan tersebut kedalam masing-masing tabung reaksi
F Tambahkan kedalam tabung reaksi masing-masing 6 tetes biuret
F Kocoklah tabung reaksi tersebut dan amati perubahan warnanya

No.
Zat makanan
Zat yang ditetesi
Warna yang terbentuk
1.
2.
3.
4.
5.




3.      Uji lemak
F Sediakan bahan makanan tepung terigu, santan kelapa, susu cair, telur rebus
F Siapkan kertas buram/ kertas saring yang sudah di kotak-kotak dan beri nama sesuai yang di uji
F Oleskan zat makanan tersebut pada kertas buram
F Keringkan, dan hadapkan kecahaya serta amati perubahannya

No.
Zat makanan
Zat yang ditetesi
Warna yang terbentuk
1.
2.
3.
4.
5.












D.    Pertanyaan
1.      Makanan apa saja yang mengandung gula ?
2.      Berapa kalori yang dihasilkan tiap gram karbohidrat ?
3.      Bahan makanan apa yang mengandung amilum pada percobaan tadi ?
4.      Bagaimana perubahan warna pada nasi ?
5.      Apa fungsi karbohidrat bagi tubuh?
6.      Bahan apa saja yang mengandung lemak ?
7.      Dari uji protein, bahan makanan yang mengandung protein memiliki warna yang bagaimna?
8.      Apa fungsi lemak bagi tubuh?
9.      Mana yang lebih besar kandungan energi pada karbohidrat dan lemak? Kenapa ?
10.  Bagaimana ciri khas lemak, berdasarkan hasil percobaan ?





















LEMBARAN KERJA SISWA
 
Judul praktikum          :          
Tanggal                       :
Nama kelompok          :   
1.      …………………………………………………………………………………...
2.      …………………………………………………………………………………...
3.      …………………………………………………………………………………...
4.      …………………………………………………………………………………...
5.      …………………………………………………………………………………...
6.      …………………………………………………………………………………...
7.      …………………………………………………………………………………..
8.      …………………………………………………………………………………..
9.      …………………………………………………………………………………..
HASIL PENGAMATAN     :

No
Jenis bahan makanan
Reaksi perubahan warna
Noda pada kertas
Hasil uji makanan
Lugol
Benedick
Biuret
Amilum
Glukosa
Protein
Lemak
Sebelum dipanaskan
Sesudah dipanaskan
1











2











3










4











5











Keterangan
F  Tuliskan bahan makanan yang kalian gunakan untuk kegiatan praktikum
F  Tuliskan warna apa yang tampak pada bahan makanan ketika di tetesi dengan larutan lugol, fehlin, biuret, dan pada kertas saring
F  Apabila pada tabung reaksi ketika ditetesi dengan larutan lugol, dan akan tampak warna biru kehitaman maka bahan makanan tersebut mengandung amilum
F  Apabila pada tabung reaksi ketika ditetesi dengan larutan fehlin A dan fehlin B, dan akan tampak hijau, kuning, atau warna merah bata maka bahan makanan tersebut mengandung glukosa
F  Apabila pada tabung reaksi ketika ditetesi dengan larutan biuret, dan akan tampak warna biru atau ungu  maka bahan makanan tersebut mengandung protein
F  Apabila pada kertas saring ketika dioleskan bahan makanan tadi , dan akan tampak seperti bercak minyak atau noda pada kertas maka bahan makanan tersebut mengandung lemak
F   Beri tanda √ jika ada dan tanda ─ jika tidak ada
Format Laporan Praktikum
 







A.    Pendahuluan
1.      Latar belakang
2.      Tujuan
3.      Rumusan masalah
B.     Metodologi penelitian
1.      Alat dan bahan
2.      Cara kerja
C.     Hasil dan pembahasan
1.      Hasil
2.      Pembahasan
D.    Penutup
1.      Kesimpulan
E.     Daftar pustaka
F.      Lampiran
1.      Menampilkan kegitan yang sudah dilakukan, misalnya foto dll
2.      Jawaban pertanyaan yang ada pada LKS
























Kunci jawaban LKS
 







1.      Makanan yang mengandung gula diantaranya adalah susu cair, pisang, semagka, sirup, air jeruk, air tomat dan nanas
2.      Kalori yang dihasilkan tiap gram karbohidrat adalah 4,1 kalori
3.      Bahan makanan yang mengandung amilum pada percobaan tadi adalah nasi, roti tawar, pisang, jagung, dan kentang
4.      Berdasarkan hasil praktikum nasi ktika ditetesi dengan larutan lugol akan berwarna biru kehitaman, fehlin, berwarna putih, dan biuret berwarna biru muda
5.      Fungsi karbohidra bagi tubuh adalah sebagai penghasil energi, menjaga keseimbangan asam dan basa dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolism, didalam tubuh, dan membentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak
6.      Bahan yang mengandung lemak pada percobaan tadi adalah putih telur
7.      Bahan makanan yang mengandung protein berwarna biru
8.      Fungsi lemak bagi tubuh adalah sebagai sumber energi, pelarut vitamin A, D, E, dan K, pelindung tubuh dari suhu rendah, cadangan makanan.
9.      Yang lebih banyak kandungan energi adalah lemak karena setiap gram lemak menganding 9,3 kalori, sedangkan pada karbohidrat hanya menganung 4,1 kalori seriap gram
10.  Ciri khas lemak berdasarkan hasil pengamatan adalah terdapat noda atau bercak minyak pada kertas saring

MATERI UJI MAKANAN

A.    MAKANAN DAN FUNGSINYA
            Makanan adalah bahan, biasanya berasal dari hewan atau tumbuhan, dimakan oleh makhluk hidup untuk memberikan tenaga dana nutrisi. Setiap makhluk hidup membutuhkan makanan.Tanpa makanan, makhluk hidup akan sulit dalam mengerjakan aktifitas sehari-harinya.Makanan dapat membantu kita dalam mendapatkan energi,membantu pertumbuhan badan dan otak.Memakan makanan yang bergizi akan membantu pertumbuhan kita, baik otak maupun badan.Setiap makanan mempunyai kandungan gizi yang berbeda. Protein, karbohidrat, lemak, dan lain-lain adalah salah satu contoh gizi yang akan kita dapatkan dari makanan.
Setiap jenis gizi yang kita dapatkan mempunyai fungsi yang berbeda.Karbohidrat merupakan sumber tenaga yang kita dapatkan sehari-hari. Salah satu contoh makanan yang mengandung karbohidrat adalah nasi. Protein digunakan oleh tubuh untuk membantu pertumbuhan kita,baik otak maupun tubuh kita.Lemak digunakan oleh tubuh kita sebagai cadangan makanan dan sebagai cadangan energi.Lemak akan digunakan saat tubuh kekurangan karbohidrat, dan lemak akan memecah menjadi glukosa yang sangat berguna bagi tubuh kita saat kita membutuhkan energi. Berikut zat-zat yang terkandung dalam makanan yang diperlukan oleh tubuh.
a.      Karbohidrat
Karbohidrat atau sakarida adalah segolongan besar senyawa organik yang tersusun hanya dari atom karbon, hidrogen, dan oksigen. Bentuk molekul karbohidrat paling sederhana terdiri dari satu molekul gula sederhana. Banyak karbohidrat yang merupakan polimer yang tersusun dari molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta bercabang-cabang.
Karbohidrat merupakan bahan makanan penting dan sumber tenaga yang terdapat dalam tumbuhan dan daging hewan. Selain itu, karbohidrat juga menjadi komponen struktur penting pada makhluk hidup dalam bentuk serat (fiber), seperti selulosa, pektin, serta lignin.
Karbohidrat menyediakan kebutuhan dasar yang diperlukan tubuh. Tubuh menggunakan karbohidrat seperti layaknya mesin mobil menggunakan bensin. Glukosa, karbohidrat yang paling sederhana mengalir dalam aliran darah sehingga tersedia bagi seluruh sel tubuh. Sel-sel tubuh tersebut menyerap glukosa dan mengubahnya menjadi tenaga untuk menjalankan sel-sel tubuh.
Selain sebagai sumber energi, karbohidrat juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan asam basa di dalam tubuh, berperan penting dalam proses metabolisme dalam tubuh, dan pembentuk struktur sel dengan mengikat protein dan lemak.
1.      Amilum
Pati atau amilum (CAS# 9005-25-8) adalah karbohidrat kompleks yang tidak larut dalam air, berwujud bubuk putih, tawar dan tidak berbau. Pati merupakan bahan utama yang dihasilkan oleh tumbuhan untuk menyimpan kelebihan glukosa (sebagai produk fotosintesis) dalam jangka panjang. Hewan dan manusia juga menjadikan pati sebagai sumber energi yang penting.
Pati tersusun dari dua macam karbohidrat, amilosa dan amilopektin, dalam komposisi yang berbeda-beda. Amilosa memberikan sifat keras (pera) sedangkan amilopektin menyebabkan sifat lengket. Amilosa memberikan warna ungu pekat pada tes iodin sedangkan amilopektin tidak bereaksi. Penjelasan untuk gejala ini belum pernah bisa tuntas dijelaskan.
2.      Gula (glukosa)
Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh manusia, yang menyediakan 4 kalori (17 kilojoule) energi pangan per gram. Pemecahan karbohidrat (misalnya pati) menghasilkan mono- dan disakarida, terutama glukosa. Melalui glikolisis, glukosa segera terlibat dalam produksi ATP, pembawa energi sel. Di sisi lain, glukosa sangat penting dalam produksi protein dan dalam metabolisme lipid. Karena pada sistem saraf pusat tidak ada metabolisme lipid, jaringan ini sangat tergantung pada glukosa.
Glukosa diserap ke dalam peredaran darah melalui saluran pencernaan. Sebagian glukosa ini kemudian langsung menjadi bahan bakar sel otak, sedangkan yang lainnya menuju hati dan otot, yang menyimpannya sebagai glikogen ("pati hewan") dan sel lemak, yang menyimpannya sebagai lemak. Glikogen merupakan sumber energi cadangan yang akan dikonversi kembali menjadi glukosa pada saat dibutuhkan lebih banyak energi. Meskipun lemak simpanan dapat juga menjadi sumber energi cadangan, lemak tak pernak secara langsung dikonversi menjadi glukosa. Fruktosa dan galaktosa, gula lain yang dihasilkan dari pemecahan karbohidrat, langsung diangkut ke hati, yang mengkonversinya menjadi glukosa.
B.     Protein
Protein (akar kata protos dari bahasa Yunani yang berarti "yang paling utama") adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor. Protein berperan penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.
Kebanyakan protein merupakan enzim atau subunit enzim. Jenis protein lain berperan dalam fungsi struktural atau mekanis, seperti misalnya protein yang membentuk batang dan sendi sitoskeleton. Protein terlibat dalam sistem kekebalan (imun) sebagai antibodi, sistem kendali dalam bentuk hormon, sebagai komponen penyimpanan (dalam biji) dan juga dalam transportasi hara. Sebagai salah satu sumber gizi, protein berperan sebagai sumber asam amino bagi organisme yang tidak mampu membentuk asam amino tersebut (heterotrof).
C.    Lemak
Lemak sama dengan minyak. Orang menyebut lemak secara khusus bagi minyak nabati atau hewani yang berwujud padat pada suhu ruang. Lemak juga biasanya disebutkan kepada berbagai minyak yang dihasilkan oleh hewan, lepas dari wujudnya yang padat maupun cair. 1 gram lemak menghasilkan 9,3 kalori. lemak terdiri atas unsur-unsur karbon, hidrogen, dan oksigen
Dalam pengujisn makanan diperlukan reagen sebagai berikut :
a.      Biuret
Biuret adalah senyawa kimia dengan rumus kimia H 2 NC (O) NHC (O) NH 2 . Ini adalah hasil dari kondensasi dua molekul urea dan merupakan kotoran yang bermasalah di berbasis pupuk urea. Putih solid ini larut dalam air panas.  Istilah biuret juga menggambarkan keluarga senyawa organik dengan gugus fungsional - (HN-CO-) 2 N-. Jadi biuret dimetil adalah CH 3 HN-CO-NR'-CO-NHCH 3 . Berbagai turunan organik yang mungkin. uji biuret sebuah uji kimia untuk protein dan polipeptida . Hal ini didasarkan pada pereaksi biuret , larutan biru yang mengubah violet pada kontak dengan protein, atau zat-zat dengan ikatan peptida . Uji dan reagen tidak benar-benar mengandung biuret, mereka dinamakan demikian karena baik biuret dan protein memiliki respon yang sama untuk menguji.

b.      Benedict
reagen Benedict adalah bahan kimia pereaksi bernama setelah seorang kimiawan Amerika, Stanley Rossiter Benediktus. Benedict's reagen digunakan sebagai ujian bagi kehadiran mengurangi gula . Hal Ini termasuk semua monosakarida dan disakarida , laktosa dan maltosa . Bahkan lebih umum, kita coba Benediktus akan mendeteksi kehadiran aldehid (kecuali yang aromatik), dan alpha-hydroxy-keton , termasuk yang terjadi di ketoses tertentu. Jadi, meskipun ketose fruktosa tidak sepenuhnya mengurangi gula, itu adalah alpha-hydroxy-keton, dan memberikan tes positif karena dikonversi ke aldoses glukosa dan mannose oleh dasar dalam reagen. reagen Benedict biru mengandung tembaga (II) ion (Cu 2 + ) yang berkurang menjadi tembaga (I) (Cu + ). Ini adalah diendapkansebagai merah tembaga (I) oksida yang tidak larut dalam air.
Cara kerja Benedict
Ketika reagen benedict dicampurkan dan dipanaskan dengan glukosa, di mana glukosa memiliki elektron untuk diberikan, tembaga(salah satu kandungan di reagen benedict) akan menerima elektron tersebut dan mengalami reduksi sehingga terjadilah perubahan warna. Selama proses ini CU2+ tereduksi menjadi CU+. Ketika Cu  mengalami reduksi, glukosa memberikan salah satu elektronnya dan dioksidasi. Karena glukosa mampu mereduksi Cu pada benedict, maka glukosa disebut sebagai gula pereduksi.

c.       Lugol
Lugol yodium, juga dikenal sebagai solusi Lugol, pertama  kali dibuat pada tahun 1829, merupakan solusi dari unsur iodium dan iodida kalium dalam air, yaitu setelah dokter Prancis JGALugol. larutan yodium Lugol sering digunakan sebagai antiseptik dan desinfektan, untuk desinfeksi darurat air minum, dan sebagai reagen untuk deteksi pati di laboratorium rutin dan tes medis. Telah digunakan lebih jarang untuk mengisi kekurangan yodium Namun., Iodida kalium murni, mengandung ion iodida relatif jinak tanpa unsur iodium lebih toksik, lebih disukai untuk tujuan ini. 
Solusi Lugol terdiri dari 5 g yodium (I2) dan 10 g kalium iodida (KI) dicampur dengan air suling yang cukup untuk membuat larutan coklat dengan total volume 100 mL dan kadar yodium total 150 mg / mL. Kalium iodida menerjemahkan yodium SD larut dalam air melalui pembentukan triiodida (I- 3) ion. Hal ini tidak boleh disamakan dengan tingtur solusi yodium, yang terdiri dari unsur iodium, dan garam iodida dilarutkan dalam air dan alkohol. solusi Lugol mengandung alkohol. 
Nama lain untuk solusi Lugol adalah I2KI (iodine-potassium iodide); Markodine, solusi Strong (sistemik), dan berair yodium Solusi BCP. Lugol diperoleh dari ahli kimia dan apoteker yang berlisensi untuk mempersiapkan dan mengeluarkan solusi. Indikator ini, juga disebut noda, digunakan di berbagai bidang. Solusi ini digunakan sebagai tes indikator keberadaan pati dalam senyawa organik, dengan yang bereaksi dengan memutar sebuah dark-blue/black. 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar